
Situs GLX Poker - Eza Gionino untuk kali pertama dipertemukan dengan penjual ikan yang menebar ancaman pembunuhan terhadap dirinya serta keluarga. Di hadapan Eza, lelaki bernama Qory Supiandi hanya bisa menangis.
Dalam tangisnya, Qory Supiandi memohon kepada Eza Gionino agar bersedia memaafkan perbuatannya. Seraya bersumpah atas nama Tuhan, Qory menegaskan dirinya sama sekali tidak berniat mencelakai Eza dan keluarga.
Situs GLX Poker - Ketemu Eza Gionino, Pelaku Penebar Ancaman Tak Berhenti Menangis
“Saya cuma mau gertak saja,” tutur Qory Supiandi terbata-bata di kantor kuasa hukum Eza Gionino
Dalam lanjutannya, Qory Supiandi kembali mengatakan bahwa dirinya berada dalam kondisi setengah sadar alias mabuk ketika melontarkan ancaman pembunuhan. Sayang, alasan Qory tidak membuat emosi Eza Gionino mereda.
Sang pesinetron malah semakin kesal dan menuding Qory Supiandi hanya mencari simpati lewat alasan tersebut. Sebab menurut versi Eza, Qory tidak hanya sekali menebar ancaman pembunuhan.
BACA JUGA : Ashanty Ungkap Sudah Buat Surat Wasiat untuk Anak-Anak
“Lo bilang karena mabuk, lo berapa hari ngancam gue? Memangnya setiap hari lo mabuk?,” kata Eza Gionino seraya menahan emosi.
Tak berhenti sampai di situ, Eza Gionino juga mengklaim bahwa Qory Supiandi sempat menantangnya untuk lapor polisi. Padahal, Eza sudah berniat membayar ikan yang dia beli dari Qory hingga dua kali lipat dari harga yang sudah disepakati.

Namun dengan ketentuan, Qory berhenti mengusik Eza dan keluarga yang mulai hidup di bawah kecemasan.
“Gue sudah tawarin buat bayar ikan itu dua kali lipat supaya bisa bikin hidup istri dan anak gue tenang, tapi lo bilang apa waktu itu? Mending jadi DPO kan?,” tutur Eza Gionino.
Mengaku masih berat memaafkan Qory Supiandi, Eza Gionino akhirnya berbesar hati mengambil langkah tersebut. Sekalipun Eza meyatakan tidak akan mencabut laporan terhadap Qory di Polres Bogor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar